Cloud Storage

CLOUD STORAGE

Cloud storage adalah metode penyimpanan data di sejumlah server yang dikelola pihak penyedia layanan. Koneksi internet dibutuhkan untuk mengakses data yang kamu simpan di server. ... Data dapat diakses menggunakan perangkat apa pun dan di mana pun, asal terkoneksi dengan internet.

Mengenai istilah Cloud Storage untuk media penyimpanan online tersebut dapat diartikan dari dua kata penyusunnya, Cloud dan Storage. Cloud yang dalam bahasa Indonesia berarti awan merupakan sebuah ibarat kata dari Internet. Internet diibaratkan layaknya sebuah awan yang luas yang mampu menampung banyak hal mulai dari informasi, hingga program-program dalam satu tempat dan dapat dimanfaatkan dengan mudah oleh banyak orang.
Sedangkan kata Storage memiliki arti penyimpanan atau media penyimpanan, dalam hal ini yang dapat disimpan adalah data-data digital mulai dari data tertulis, audio, visual hingga program atau pun aplikasi digital. Jadi secara umum Cloud Storage dapat diartikan sebagai teknologi yang menggunakan internet sebagai media penyimpanan data-data digital yang kita miliki.

  • Metode ini memiliki sejumlah keunggulan dibanding penyimpanan data pada memori fisik konvensional, antara lain:
    • Data dapat diakses menggunakan perangkat apa pun dan di mana pun, asal terkoneksi dengan internet.
    • Kamu dapat membagi data di server ke pihak-pihak lain dengan cepat dan mudah.
    • Keamanan dan keutuhan data terjamin.
  • Sejumlah layanan cloud storage terkemuka menawarkan layanan masing-masing secara gratis untuk kamu coba. Bila membutuhkan kapasitas penyimpanan lebih besar, terdapat versi berbayar yang bisa kamu gunakan.

Seiring dengan meningkatnya peran teknologi dalam kehidupan personal ataupun profesional, kebutuhan penyimpanan data seperti dokumen, foto, atau video, juga ikut meningkat. Oleh karena itu, ada kalanya data yang kamu miliki bisa terasa terlalu banyak untuk disimpan di memori internal dalam komputer, ponsel, atau perangkat lainnya.
Jika kamu mengalami situasi tersebut, kamu dapat mempertimbangkan solusi seperti hard disk atau flash drive eksternal. Kamu juga dapat mencoba sarana penyimpanan data yang saat ini semakin populer, yaitu penyimpanan awan atau cloud storage.
Informasi dalam cloud storage disimpan dalam sebuah server yang biasanya dikelola pihak ketiga, seperti perusahaan hosting. Proses penyimpanan dan pengelolaannya berbeda ketika kamu menggunakan perangkat memori fisik, di mana informasi yang kamu simpan hanya terdapat dalam perangkat yang kamu gunakan, serta hanya bisa diakses dari situ.
Salah satu cara agar orang mau beralih ke layanan cloud adalah memberikan layanan ini secara gratis, untuk mengundang sebanyak mungkin orang mencobanya. Tidak tanggung-tanggung, untuk menarik pengguna, mereka menawarkan free storage yang luar biasa besar sampai hitungan puluhan Terabyte.

Saat layanan ini diperkenalkan di China, mulai muncul juga masalah, karena besarnya storage, gratis, akhirnya banyak yang menggunakan untuk menyimpan dan men-share konten bajakan, seperti film, lagu, software, dll, termasuk konten yang dilarang pemerintah, seperti konten pornografi.

Pada tahun 2016, layanan storage yang besar-besar ini, yang juga membutuhkan biaya besar untuk maintenance-nya akhirnya mulai dibatasi penyedia, dan sebagian bahkan tutup, karena revenue yang tidak sebanding.

Layanan gratis ini juga tentu menarik untuk penduduk belahan dunia lain, karena memang terbuka juga bagi mereka. Tetapi ada beberapa kekurangan atau concern terhadap layanan cloud storage di negeri China ini, diantaranya:

1. Kecepatan download dan uploadnya tidak merata, kecepatannya cukup baik jika kita memang tinggal di China, tetapi menjadi berkali-kali lebih lambat jika diakses dari luar China. Jika upload beberapa ratus mega saja membutuhkan waktu yang lama, apakah masih ada gunanya storage yang sangat besar? Harap diingat, China ini cukup unik menetapkan teknologi internet dibanding dunia barat, mereka sama-sama hebat dalam teknologi, tetapi sensornya sangat ketat, entah apakah data yang kita letakkan di storage tersebut akan selamanya aman.
Cloud Storage Amankah?Foto: Dok. Lucky Sebastian


2. Tidak semua layanan memiliki bahasa lain selain bahasa China. Sehingga buat yang tidak mengerti cukup membingungkan, dan ketika terjadi masalah, komunikasi dengan penyedianya menjadi sulit.

3. Sensor dari pemerintah China yang ketat. Kita tidak pernah tahu apakah data yang kita letakkan di cloud tersebut, memiliki pintu belakang untuk diakses pemerintah atau pihak-pihak yang berkepentingan. Karena kontrol pemerintah sangat kuat, kemungkinan data kita akan bisa diintip.

4. Udang dibalik bakwan, tidak semua yang disebut free sekian storage itu tanpa tanda kutip. Contohnya seperti batasan-batasan yang diberikan bagi pengguna free, ternyata ada batasan berapa besar kuota upload dan download per bulan. Untuk menggunakannya tanpa batasan, kita tetap harus membayarnya.
Cloud Storage Amankah?Foto: Dok. Lucky Sebastian


Apakah layanan cloud aman? Tidak ada layanan cloud yang sepenuhnya aman, karena apapun yang berhubungan dengan internet memiliki celah untuk diretas. Jadi penyedia layanan juga berlomba-lomba untuk senantiasa memperkuat platform mereka. 

Karena masalah keamanan ini, sebaiknya jika data yang kita letakkan di cloud storage sensitif atau rahasia untuk kita, sebaiknya memilih layanan yang memang secara track record baik dari sisi keamanan. Masalah keamanan juga bergantung dari diri kita sendiri, seperti pemilihan cara otentifikasi, password yang baik, dan tidak mudah tergoda phising, karena seringkali peretasan juga bermula dari kelemahan kita sendiri.

Walau ada resikonya, bagaimanapun layanan cloud ini akan semakin umum dan nyaman. Karena cloud storage bukan sekedar menawarkan "hard disk di cloud" tetapi lebih dari itu, misalnya akses yang mudah dari berbagai device, kemudahan untuk sharing file, kolaborasi dengan rekan-rekan, memilah mana informasi yang bisa di share secara umum, mana yang privat, backup yang otomatis dan terlindung, dll.

Comments